Tentang RUANG INI

 

Mulai dari tabir fajar, siang, senja, malam hingga subuh, cuaca berpotensi menjadi pecahan-pecahan peristiwa. Mungkin tentang kesedihan, ledakan derita, atau luapan suka, hamburan riang, kabut hati, mendung jiwa, hujan mata dan segala yang memedihkan dan mencerahkan.

 

Jika letih menanggungkan dan bahagia menafsir pecahan cuaca, setiap orang akan kembali ke rumah. Rumah untuk pulang membaringkan segenap gelisah, resah, debar, getar, tawa, canda, airmata, doa, dingin, kemarahan, kekecewaan, harapan, kehangatan dan semua yang mungkin bicara dengan rasa.

 

Setiap orang harus punya rumah untuk memaknai embun subuh, mengibadahi dingin yang membekap, menghirup indah fajar, memeluk cahaya matahari pagi, mereguk keceriaan siang, bermain dengan angin senja, hingga bercumbu dengan rembulan dan hening malam.

 

Ruang ini adalah rumah bagi jiwa.

Rumah ini adalah ruang bagi pikiran.

Inilah ruang bagi jantung.

 

Ruang ini terbuka bagi siapapun. Yang resah dan yang bahagia. Silahkan membaca, berkomentar dan menggutip tulisan, tapi jangan khianati elegansi kekaryaan. Jujurlah menuliskan sumber setiap kutipan.

 

Aku juga menampung setiap penderitaan dan kebahagiaan dari siapapun untuk kumuat di ruang ini. Silahkan berbagi di:

 

embunkita@yahoo.com atau allagan_tua@yahoo.com.

 

Segala sesuatu tentangku di luar alamat itu, tidak menjadi tanggungjawabku. Tak ada Pandapotan MT Siallagan dalam lintasan dan gerak multimedia ini di luar alamat itu.

 

–Tabe–

.

8 Komentar

  1. Hanna Panjaitan berkata,

    Nopember 21, 2007 pada 7:00 am

    saya bangga, akhirnya bakat seni suamiku dapat di sharingkan bersama orang2 yg cinta seni…bravo BOSS…
    semoga impian abang menjadi sastrawan dapat terwujud…

    I Hope So

    ILU be…

  2. Marudut p-1000 berkata,

    Nopember 29, 2007 pada 8:14 am

    A good couple…, begitulah hubungan suami istri yang baik,saling memuji dan saling menyemangati satu sama lain. God bless both of you.
    ***trimakasih laeku. itu hanya kesadaran yang sederhana, bahwa hidup tak akan pernah selesai.

  3. deedee berkata,

    Desember 1, 2007 pada 4:44 pm

    cuma bales aja!
    ***Thansk

  4. Frida berkata,

    Desember 5, 2007 pada 6:28 am

    Wah ternyata aku dikunjungi Om Panda orang hebat, terima kasih kritiknya, memang saya hanya sekedar ingin sahabat2 yg datang dan baca di blog koe tersenyum dan bahagia. aku suka hal2 yg dapat memotivasi seseorang agar lebih semangat, lebih baik dan lebih bahagia. mengapa aku tdk cantumkan sumbernya? itulah cara aku berinteraksi. oya Cordova karya Yunan Helmi Nasution, anak belajar dari kehidupan aku dapatkan ketika aku ikut pelatihan kepemimpinan di UGM dan UNIKA Atmajaya. Aku memang harus banyak belajar dari orang2 pintar seperti Om Panda,aku juga mau dibuatkan puisi/motivasi… aku tunggu… Oya selamat atas perkawinannya, salam tuk istri tercinta.
    *** Trimakasih juga. mari sama-sama belajar

  5. Dhe' lagi nga' nyambung berkata,

    Desember 5, 2007 pada 9:01 am

    Mulai dari tabir fajar, siang, senja, malam hingga subuh, cuaca berpotensi menjadi pecahan-pecahan peristiwa. Mungkin tentang kesedihan, ledakan derita, atau luapan suka, hamburan riang, kabut hati, mendung jiwa, hujan mata dan segala yang memedihkan dan mencerahkan.

    RUANG MELODI OF LIFE ya bang panda

    salam kenal lae

    aku link ya’ embunmu’

  6. aEro berkata,

    Maret 1, 2008 pada 9:56 am

    blognya menarik bang! bakal saya kunjungin secara rutin nih…
    -btw di tempat kami boleh curhat apa aja kok :)

    ****** Ok, kapan-kapan aku akan curhat.

  7. langitjiwa berkata,

    Maret 20, 2008 pada 4:08 am

    selamat pagi,bang.saya senang abang sdh mau liat2 diblog saya,walau masih banyak kekurangannya dan tulisan2 saya pun belum begitu baik.dan setelah saya membaca tulisan-tulisan diblog abang ini jujur saya hrs banyak belajar dari abang bagaimana menulis yg baik.sekali lg saya sangat senang sekali abang sdh mau lihat-lihat blog saya itu.
    salamku,
    langitjiwa….

    **** makasih juga bung atas kunjungan baliknya. mari sama-sama belajar.

  8. hary b kori'un berkata,

    April 11, 2008 pada 10:29 am

    hai, apa kabarmu? tambah makmur aja kayaknya…
    blogmu bagus…
    -hbk-

    Baik bang, makasih banyak mau menjengukku. Wah, makmur apanya bang. Mimpi-mimpi tetap tergantung. hehe. Salam buat semua kawan-kawan.

Tulis sebuah Komentar